Tampilkan postingan dengan label Penjelasan 3 jenis tanaman cincau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penjelasan 3 jenis tanaman cincau. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Agustus 2019

Penjelasan 3 jenis tanaman cincau


1. Cincau Hitam (Mesona palustris)

Tanaman cincau hitam termasuk dalam famili Labiatae. Batangnya kecil dan ramping. Percabangan tumbuh di bagian ujung batang. Ada jenis yang tumbuh menjalar di permukaan tanah dan ada pula jenis yang tumbuh agak tegak. Daun berbentuk lonjong dengan ujung daun lancip atau tumpul. Bunga majemuk, seperti bunga kemangi, warna merah muda atau putih keunguan.
Dari bagian daun dan batangnya dihasilkan gelatin berwarna hijau tua mendekati hitam. Gelatin cincau hitam dapat digunakan sebagai bahan minuman penyegar sekaligus sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan darah tinggi, radang usus, panas dalam, sariawan, dan disentri.
2. Cincau Hijau (Cyclea barbata Miers)

Cincau hijau termasuk dalam famili Menispermaceae. Salah satu ciri khasnya adalah batangnya tumbuh menjalar dan dapat dipanjatkan ke pohon atau pagar. Tinggi tanaman mencapai 5 -16 meter. Batangnya bulat dan berdiameter sekitar 1 cm. Daunnya berbentuk seperti perisai atau jantung, bagian tengah melebar berbentuk bulat telur dan ujungnya meruncing.
Dari daunnya dapat dibuat gelatin yang berwarna hijau agak cerah dan berkhasiat untuk mengobati darah tinggi, demam, dan perut kembung. Bunganya tersusun dalam malai yang tumbuh dari ketiak atau batang. Buahnya merupakan buah buni dan berbentuk bulat.
Akar tumbuh membesar seperti umbi dan berbentuk tidak teratur. Rasa akar pahit karena mengandung alkaloid cycleine. Selain itu, akarnya juga mengandung pati dan lemak (lebih dari 10%). Akar ini dapat digunakan sebagai obat demam dan sakit perut. Cincau hijau dapat diperbanyak dengan biji, stek batang, dan tunas akar.
3. Cincau Perdu (Melastoma polyanthum B.)

Cincau perdu termasuk dalam famili Melastomaceae. Batangnya berkayu, bercabang banyak, tumbuh tegak, dan tinggi dapat mencapai 4 meter. Pada cabang muda tumbuh akar udara. Daun bertangkai, berbentuk memanjang atau bulat telur memanjang, ujung runcing, duduk daun saling berhadapan. Bunga majemuk, bentuk malai, warna ungu kemerahan, muncul dari ujung batang atau dari ketiak daun tertinggi. Buah buni dengan biji yang berbentuk bulat.
Dari bagian daunnya dapat dibuat gelatin berwarna hijau agak tua. Gelatin cincau perdu lebih padat dibandingkan cincau hijau dan cincau hitam. Aroma gelatinnya agak langu sehingga kurang disenangi konsumen. Aroma yang langu tersebut dapat dikurangi dengan menambahkan air jeruk nipis pada saat proses pembuatan cincau.
Cincau perdu dapat diperbanyak dengan biji, setek batang dan cangkok. Perbanyakan yang paling mudah adalah dengan stek batang.


Tutorial Membuat Cincau Hitam


Cara membuat cincau sangat mudah, berikut alat, bahan dan tata cara membuat cincau.

Peralatan :
1.       Kompor minyak atau gas atau jika Anda tinggal di pedesaan dan masih sulit mendapatkan kompor, menggunakan tungku api juga tidak masalah.
2.       Alat untuk mengaduknya yaitu menggunakan loyang.
3.       Alat penyaring menggunakan alat penyaringan yang halus dan sudah dibersihkan. Cincau Hitam
Bahan cincau hitam :
1.       1 kilogram daun janggelan (masyarakat lebih familiar dengan sebutan daun cincau hitam kering).
2.       NaOh/Abu Qi yaitu senyawa atau zat yang berguna untuk memudahkan keluarnya zat pati.
3.       Tepung tapioka seperlunya dan secukupnya.
4.       Air mentah atau matang asalkan bersih seperlunya dan secukupnya.
Cara membuat Cincau Hitam :
1.       Daun cincau kering (janggelan) dibersihkan terlebih dahulu menggunakan air yang jernih. Tujuan dilakukan pencucian ini agar zat pati dalam daun cincau kering bisa keluar dan agar kuman-kuman yang menempel hilang .
2.       Semua daun cincau kering direbus kedalam panci yang sudah dituangkan air 20 liter, jangan lupa tambahkan zat NaOh/Abu Qi agar zat pati yang keluar semakin optimal. Kemudian, aduk terus hingga mendidih, hal ini bertujuan agar buih yang keluar tidak tumpah.
3.      Zat pati yang sudah keluar disaring menggunakan alat penyaring yang sudah bersih.


Proses pembuatan jeli cincau hitam kenyal-kenyal :
1.       Tunggu hasil saringan dari larutan zat pati ang sudah mendingin, campurkan dengan tepung tapioka dalam wadah besar. Setelah itu aduk hingga tercampur rata.
2.       Rebus kedua bahan yang telah tercampur tadi ke dalam loyang maupun cetakan cincau sesuai yang anda inginkan.
3.       Biarkan selama 10 jam hingga cincau yang berbentuk jeli benar-benar dingin.
4.       Jika sudah dingin, cincau hitam siap dibungkus (bagi yang ingin dijual) atau dinikmati sendiri.